Contoh Jurnal Pembelajaranku-Jurnal Pembelajaran Diferensiasi

 Jurnal Pembelajaranku-Prinsip Pengajaran dan Asesmen

Aksi Nyata Jurnal Pembelajaran Berdiferensiasi di Kelas


Nama Guru         : ..............................

Nama Sekolah : ..............................

Mata Pelajaran : Matematika

Materi Pelajaran : Unsur-Unsur Lingkaran

Kelas / Semester : 6 / 1

Tahun Pelajaran : 2024/2025

A. PENGERTIAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI

Pembelajaran berdiferensiasi merupakan cara atau metode pengajaran yang mengakomodir kebutuhan siswa yang berbeda untuk mempelajari materi sesuai dengan kemampuan, minat, juga kebutuhan peserta didik masing-masing.

Selengkapnya dapat dibaca di bawah ini.


Dalam pembelajaran berdiferensiasi guru harus secara aktif membedakan 3 aspek, yaitu aspek metode/cara/konten materi apa yang akan diajarkan kepada peserta didik, aspek sumber daya/proses yaitu peserta didik melakukan kegiatan pengalaman yang bermakna di dalam kelas, dan aspek asesmen yaitu untuk penilaian/evaluasi/produk untuk memberikan keleluasaan kepada setiap peserta didik untuk menampilkan atau meningkatkan potensi dirinya sesuai dengan kesiapan belajar, minat, dan profil siswa bersangkutan secara jelasnya untuk mengukur ketercapaian tujuan pembeljaran. Ketiga aspek tersebut digunakan oleh guru, tentunya yakni supaya peserta didik dapat mengetahui bahan pelajaran yang mereka pelajari dan untuk memenuhi individu setiap peserta didik yang tentunya tidak sama atau berbeda.

Dalam pembelajaran berdiferensiasi ada lima prinsip dasar yang membantu guru untuk menerapkan pembelajaran berdiferensiasi, diantaranya : 1) lingkungan belajar, 2) kurikulum yang berkualitas, 3) asesmen berkelanjutan, 4) pengajaran yang responsif, dan 5) kepemimpinan guru dan rutinitas di kelas.

Pembelajaran berdiferensiasi yang harus diperhatikan guru tentang 3 aspek keragaman peserta didik yang berbeda, yaitu : 1) kesiapan, 2) minat, dan 3) profil belajar.

B. STRATEGI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI

1. Guru melakukan pemetaan kebutuhan belajar berdasarkan 3 (tiga) aspek yaitu : kesiapan belajar, minat belajar, dan profil bealar peserta didik. (misalnya guru melakukan tanya jawab/wawancara, observasi, atau memberikan lembar kuisionar, dan lainnya)

2. Berdasarkan hasil pemetaan guru merencanakan pembelajaran berdiferensiasi berdasarkan menampilkan berbagai pilihan baik strategi/cata/metode, materi, dan cara belajar.

3. Setelah pembelajaran berlangsung, guru melakukan evaluasi dan refleksi

Tentu saja dalam pembelajaran berdiferensiasi ada kendali dan control guru yang terdiri dari 3 aspek yaitu konten, proses, dan prpduk. Guru dapat menentukan bagaimana konten, proses, maupun produk dengan melihat profil anak didik yang ada di kelasnya. Diferensiasi konten, proses dan produk merupakan strategi dalam pembelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan, minat, dan juga kebutuhan peserta didik. Dengan demikan demikian, materi, kegiatan, dan hasil belajar dapat lebih relevan bagi setiap peserta didik.

Ketiga aspek ini, baik konten, proses, dan produk secara jelasnya sebagai berikut :

a. Konten

Diferensiasi konten dalam pembelajaran mengacu kepada isi atau materi pelajaran itu sendiri, guru memberikan materi pelajaran yang berbeda kepada kelompok peserta didik yang berbeda, disesuaikan dengan tingkat kemampuan dan pemahaman masing-masing peserta didik.

b. Proses

Diferensiasi proses pembelajaran ini berkaitan dengan metode atau cara siswa memahami atau memperoses materi pelajaran, guru bisa memberikan tugas yang sama kepada seluruh peserta didik, tetapi peserta didik memiliki fleksibilitas cara atau memproses materi itu sendiri, sehingga mereka memahami apa yang mereka pelajari.

c. Produk

Guru merancang produk yang akan dikerjakan oleh peserta didik sesuai dengan kemaampuan pengetahuan, pemahaman, keterampilan yang harus dikerjakan. Selanjutnya guru menentukan kriteria penilaian dalam rubrik sehingga peserta didik mengetahui apa yang akan dinilai, bagaimana kualias yang diharapkan dari setiap aspek yang harus ditempuh oleh mereka.

Produk ini biasanya merupakan tahap akhir pembelajaran untuk mengetahui baik sikap, pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman peserta didik setelah membahas dan menyelesaikan materi pelajaran selama satu semester di sini khusus peserta didik menyelesaikan satu unit pembelajaran.

Produk dapat dikerjakan secara perorangan maupun kelompok. Apabila produk ini dikerjakan secara kelompok, maka system penilaiannya harus adil berdasarkan kontribusi masing-masing anggota dalam kelompok tersebut.

Lain lagi dengan performance task/assesments dalam sumatif mencakup penilaian atau evaluasi satu unit pelajaran atau satu abab, satu tema, dan ini biasanya diselesaikan di dalam kelas, pengerjaanya pun singkat dari produk.

Guru juga perlu menjelaskan bagaimana peserta didik dapat mempresentasikan produknya sehingga mereka dapat melihat produk yang dibuat. Produk yang dikerjakan oleh peserta didik tentunya harus berdiferensiasi, sesuai dengan kesiapan, minat, dan data tentang karakteristik setiap peserta didik yang mempengaruhi gaya dan cara belajarnya. Ini mengacu pada cara-cara terbaik bagi setiap individu untuk belajar. Tujuannya yaitu memberikan kesempatan kepada setiap peserta didik untuk belajar secara natural dan efisien.

C. RANCANGAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI

1. Materi Pelajaran Matematika yaitu tentang unsur-unsur lingkaran.

2. Guru merancang pembelajaran diferensiasi produk yakni menerangkan kembali gambar lingkaran beserta unsur-unsurnya.

3. Guru menyediakan dan memberikan selebar kertas kepada peserta didik ini sebagai tes awal atau free tes/asesmen awal, yaitu berupa kuisioner sebagai penelitian yang berisi serangkaian pertanyaan dengan tujuan untuk mendapatkan informasi dari peserta didik. (lebar kuisioner terlampir).

4. Guru beserta peserta didik bersama-sama membahas kuisioner yang telah dikerjakan.

5. Guru membagikan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) tentang lingkaran dan unsur-unsurnya.

6. Guru melakukan evaluasi/menilai hasil Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).

7. Siswa menyajikan hasil pekerjaannya sebagai produk, dan peserta didik lainnya menulis jawaban di papan tulis.

8. Guru melakukan refleksi pembelajaran sebagai umpan balik dari peserta didik, dan rekan guru teman sejawat.

D. MELAKUKAN EVALUASI / PENILAIAN BERKELANJUTAN DAN REFLEKSI

Guru melakukan evaluasi kepada pseserta didik untuk menilai pengalaman belajar yang telah selesai dilaluinya.

Evaluasi ini merupakan sebagai proses untuk menemukan nilai layanan, informasi, atau produk, apakah sudah sesuai dengan target yang diharapkan peserta didik. Evaluasi ini juga merupakan pengumpulan dan pengamatan sebagai bukti untuk mengukur dampak dan efektivitas dari suatu konten, proses, dan produk yang berkaitan dengan spesifikasi hasil kerja peserta didik yang telah ditentukan sebelumnya.

Dalam pelaksanaan pembelajaran diferensiasi konten, proses, dan produk, juga evaluasi/penilaian akhir, untuk memperoleh umpan balik berkelanjutan.

Proses dari evaluasi yang dilakukan ini mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan hasil. Ini akan menjadi bahan refleksi diri. Refleksi ini dilakukan merupakan aktivitas untuk berfikir secara evaluatif terhadap hasil pembelajaran yang telah dilakukan.

Refreksi diri ini merupakan bagian dari suatu proses untuk intropeksi diri, melihat dan merenung kembali dari berbagai hal yang sudah dilalui khusunya dalam proses pembelajaran dari awal sampai akhir. Saya melakukan refleksi ini untuk mendapatkan seperti pengalaman, kebiasaan, dan menentukan keputusan. Dengan refleksi diri diharapkan dapat menjadi pemantik sekaligus pengingat untuk menjalani segala sesuatu baik dalam konten, proses, produk, hasil evaluasi/penilaian pembelajaran berkelanjutan agar berusaha lebih baik lagi.

Dalam tahap evaluasi ini saya memberikan pertanyaan-pertanyaan refleksi kepada para peserta didik. Setelah pembelajaran selesai saya membagikan pertanyaan-pertanyaan kepada rekan guru teman sejawat unyuk mendapatkan umpan balik ini juga sebagai bahan refleksi dalam menentukan pembelajaran selanjutnya agar lebih baik.

Dokumen Evaluasi/Penilaian Awal


Pajangan Hasil Kerja Peserta Didik
Dokumen Hasil Lemvar Kerja Peserta Dididk (LKPD)
Photo Dokumen Proses Pembelajaran Peserta Didik
Umpan Balik dari Peserta Didik

Dokumen Rekan Guru
Umpan Balik dari Rekan Guru Teman Sejawat


Demikianlah Contoh Laporan Jurnal Pembelajaran Diferensiasi yang dapat admin tulis pada kesempatan ini.


Terimas kasih sudah berkunjung.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »